Twitter Bisa Ubah Variasi Genetik Perempuan

Hai ladies mulai sekarang harus berhati-hati jika tergantung pada Twitter atau Facebook. Sejumlah peneliti di University of Bonn, Jerman menemukan bahwa perempuan yang kecanduan pada internet atau media sosial mempunyai variasi genetik yang berbeda.

Christian Montag, ilmuwan dari University of Bonn, dalam studinya meneliti 843 sukarelawan tentang kebiasaan mereka berinternet. Dari 843 ia menemukan 132 orang yang digolongkan sebagai pecandu internet.

Kelompok pecandu itu kemudian dibandingkan dengan kelompok kendali (control group) yang tidak mencandu internet untuk menemukan bahwa mereka yang sangat tergantung pada internet memiliki variasi genetik yang berbeda.

Uniknya sebagian besar yang punya variasi genetik berbeda itu adalah perempuan. Montag menduga popularitas media sosial seperti Twitter dan Facebook berada di balik kecendrungan genetis itu.

Meski demikian dia mengaku masih perlu penelitian lebih lanjut.

"Perbedaan genetik itu bisa merupakan hasil dari ketergantungan terhadap internet, khususnya jejaring sosial dan sejenisnya," kata Montag. 

Jenis variasi genetik yang sama juga sebelumnya ditemukan pada pecandu rokok atau nikotin. 

"Apa yang kami ketahui pada para pecandu nikotin adalah dalam otak terjadi mutasi yang terkait dengan gen yang kemudian menyebabkan perilaku adiktif," kata Montag.

Tim itu berharap temuan mereka bisa dimanfaatkan dalam terapi para pecandu dunia maya.

1 comment:

  1. wah, ternyata berbahaya juga y,,saya denger juga terlalu sering bermain twitter dapat berbahaya bagi otak, khususnya terhadap pemrosesan data karena twitter sangat cepat sekali update sehingga fungsi pemrosesan data oleh otak kita bisa terganggu,,main balik ya ke irawanshare

    ReplyDelete

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo