Wow, Ada Robot Berbentuk Burung Unta Dengan Kecepatan Lari Mencapai 50mph


Sebuah tim gabungan dari Institute for Human and Machine Cognition (IHMC) dan MIT kini tengah membangung sebuah robot berbentuk seperti burung unta. Mereka mengatakan, prototipe robot tersebut didesain untuk dapat mengalahkan kecepatan seorang sprinter.

Berdasarkan hasil simulasi yang sudah mereka lakukan, desain yang sudah ada saat ini telah berhasil melampaui kecepatan seorang sprinter. Mereka berharap jika dilakukan tes secara langsung, robot yang dijuluki sebagai FastRunner tersebut dapat berjalan dengan kecepatan 50mph.

Tim yang merupakan bentukan dari DARPA tersebut sebenarnya bertujuan untuk membuat sebuah robot bipedal yang mampu bekerja secara independen. Tak hanya itu, tim tersebut juga diharapkan mampu membuat robot yang mampu berjalan dengan kecepatan 20mph di jalan lurus atau 10 mph untuk di jalan yang terjal.

Selanjutnya, tim yang diketuai oleh Jerry Pratt tersebut mengambil model burung unta, karena burung ini terkenal sebagai makhluk berkaki dua dengan kecepatan lari yang cukup tinggi. Jonhny Godowski adalah orang yang berada di belakang ide tersebut, yang selanjutnya bekerja untuk mendesain bagian kaki robot.

Pengerjaan yang paling sulit adalah mendesain kaki robot tersebut. Sebastian Cotton, salah satu anggota tim mengatakan inovasi yang dilakukan oleh tim terkait pembangunan kaki robot tersebut adalah menggunakan satu aktuator untuk masing-masing kaki. Model seperti ini berbeda dengan model robot lain yang menggunakan aktuator untuk masing-masing sambungan.

Selain itu, masalah keseimbangan juga manjadi perhatian tim. Dengan hanya memiliki dua kaki, maka kekuatan kaki harus cukup. Tim tersebut sendiri saat ini sudah menyelesaikan sekitar 70 persen bagian dari prototipe kaki robot tersebut. Dan dari hasil simulasi komputer, menunjukkan hasil yang memuaskan.

Cotton mengatakan, desain dua kaki robot tersebut haruslah ringan dan sederhana. Selain itu kaki tersebut juga harus fleksibel. Masalah terbesar yang dihadapi tim peneliti tersebut adalah stabilitas. Mereka tengah berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui software, yang mengatur agar dalam setiap gerakan kaki robot, tubuh tetap tegak dan tentunya dengan asupan tenaga yang minimum. Robot FastRunner ini didesain memiliki tinggi 1.4 meter dengan berat tak lebih dari 30 Kg.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo