Virginia ‘Ginni’ Rometty, CEO Baru IBM

Setelah sekitar 100 tahun akhirnya perusahaan IBM melantik CEO wanita untuk pertama kalinya. Beliau adalah Virginia “Ginni” Rometty yang akan secara resmi dilantik pada tanggal 1 Januari 2012 mendatang menggantikan Sam Palmisano yang telah menduduki kursi kepemimpinan IBM tersebut sejak tahun 2002. Sam Palmisano sendiri kini telah berumur 60 tahun dan telah mengundurkan diri namun tetap menjadi chairman dari boards of directors dari IBM.

Rometty yang kini berusia 54 tahun ini telah bergabung bersama IBM sejak tahun 1981. Pada awalnya beliau menjadi system engineer dan saat ini tengah melayani sebagai senior vice president dari perusahaan dan group executive untuk bagian penjualan, marketing dan strategi, melihat penjualan penjualan di 170 pasar global IBM yang telah menghasilkan sekitar 100 milyar dolar Amerika untuk perusahaan pada tahun lalu. Terkait dengan hal itu, saat beliau menjadi senior vice president dari IBM Global Business Services, beliau telah memimpin sebuah integrasi yang sukses dari PricewaterhouseCoopers Consulting, sebuah akuisisi terbesar sepanjang sejarah profesional services, yang membangun tim global sebanyak lebih dari 100.000 konsultan bisnis dan pelayanan experts.

Palmisano mengutarakan sebuah statement pada saat pengunduran dirinya, “sebuah long-term strategic thinking dari Ginni dan fokus dari klien telah terlihat pada inisiasi pertumbuhan kami, dari mulai cloud computing dan analytic untuk pengkomersilan Watson. Dia membawa sebuah peranan unik dari CEO yang mengkombinasikan visi, fokus klien, unrelenting drive, dan passion untuk para IBMers dan masa depan perusahaan.

Sebuah tambahan juga diutarakan oleh Frank Gens selaku senior vice president dan chief analyst dari IDC mengatakan bahwa Rometty memiliki kualitas yang sangat baik dan menurutnya, pengangkatan Rometty sebagai CEO adalah suatu langkah yang tepat dari IBM. (Tirta)

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo