Harga dan Spesifikasi Dell Streak 2


Dell, produsen PC asal AS, berusaha membuktikan bahwa pihaknya juga sanggup menggenggam Android. Hal itu dilakukan lewat sebuah perangkat bernama Dell Streak. Android memang dirancang untuk ponsel cerdas. Artinya, produsen ponsel yang punya keunggulan dalam hal meniupkan Android ke dalam perangkat 'halo-halo' yang paling mutakhir.

Dell Streak Siap Masuk Indonesia

Melihat banyak pengguna Indonesia yang membutuhkan piranti dengan fitur mobilitas yang lengkap, Dell berencana untuk segera menghadirkan Streak di Indonesia. "Strike mulai tersedia (di Indonesia) 1 sampai 2 bulan ke depan," kata Willy Hendrajudo, Marketing Manager Dell Consumer Business Indonesia, di FX Plaza.

Sayangnya, Willy tak mau menyebutkan tanggal pasti piranti dengan kisaran harga USD 599 tersebut akan hadir di Indonesia.


Dengan OS Android yang diusungnya, perbedaan apa yang ditawarkan Dell Streak?

Sebenarnya ada satu hal yang membuat TeknologiNET sedikit kecewa terhadap produk ini. Streak secara default masih berjalan dengan OS Android 1.6 Donut. Pihak Dell mengatakan bakal akan langsung mengupgrade ke OS 2.2 Froyo pada Desember nanti.

Pengguna yang tak sabar bisa saja langsung melakukan rooting sendiri. Tapi ingat, hal tersebut bakal membuat garansi produk menjadi hangus. Menurut hemat TeknologiNET, lebih baik bersabar menunggu update resmi dari Dell pada Desember 2010 nanti. Berharap saja nantinya Dell dan Google dapat bersinergi secara manis dalam mengusung update Dell Streak.

Saat kita berbicara soal OS Android 1.6, tentunya kita tak akan mendapati fitur atraktif, seperti live wallpapers layaknya OS Android saat ini.

Setelah memahami tampilan, performa, kelebihan serta kekurangan sang Hybrid Tablet Dell Streak, saatnya mengambil keputusan. Apakah produk ini cocok dengan karakter anda? Apakah tablet ini diposisikan sebagai tablet atau smartphone?

Jika dikatakan sebagai smartphone ukurannya terlalu besar. Sementara saat dikatakan sebagai tablet, layar 5 inchnya terlalu kecil dibanding Galaxy Tab yang hadir dengan 7 inchi. Namun justru disinilah letak selling pointnya.

Kelebihan dan kekurangan Dell Streak:

Berbekal otak 1Ghz besutan Snapdragon, Streak terasa cukup lancar saat digunakan membuka beberapa aplikasi, berpindah antar halaman, serta melakukan serangkaian fungsi multi tasking lainnya. Pengalaman TeknologiNET, hybrid tablet ini masih terasa sedikit lag ketika digunakan untuk membuka aplikasi Tweetdeck, memainkan file .mp3, membuka .pdf file, membuka Gmail, dan memainkan game Angry Bird sekaligus.

Akselorometer yang dimiliki tablet ponsel ini pun lumayan cepat, sayangnya sensasi sentuhan touchscreen-nya tak semulus iPad, atau Samsung Galaxy Tab.


Kelebihan:

TeknologiNET terpesona pada desain tipis yang diusungnya, dikombinasikan dengan layar sentuh yang cukup responsif. Dibanding Galaxy Tab, bentuk Streak lebih 'sexy'. Selain itu kamera 5 megapixel nya juga cukup lumayan. Berbekal prosesor 1Ghz, Dell Streak cukup lancar saat digunakan menjalankan beberapa aplikasi.

Kekurangan:

TeknologiNET sedikit kecewa pada OS Android bawaan yang masih versi 1.6 (Donut). Pihak Dell berjanji segera menghadirkan update resmi langsung ke Android Froyo pada Desember mendatang. Selain itu, Streak memiliki kualitas speaker yang kurang bagus, terkesan seadanya. Tak hanya itu, Dell Streak juga belum mendukung Flash.


Kesimpulan:

Jika kita adalah seorang Apple minded yang terpukau pada produk-produk Steve Jobs, lupakan Dell Streak. iPad lebih menjanjikan dengan ekosistemnya.

Namun jika kita adalah seorang pencari tablet yang sedikit unik. Dell Streak adalah jawabannya. Kombinasi antara kelegaan saat menggunakan tablet berpadu dengan fungsi SMS dan telepon layaknya smartphone lain. Tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, namun pas.

Dengan segala fitur yang diusungnya, Dell Streak dijual seharga Rp 6 juta (warna hitam) dan Rp 6,25 juta (warna merah special edition).

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo