HTC Desire HD dan Z, Ponsel dengan Keunggulan QWERTY




HTC Desire HD dan Desire Z telah diluncurkan untuk wilayah Asia di Taipei, Taiwan. Kedua adik dari HTC Desire ini tetap tampil dengan aksen logam perunggu untuk Desire HD dan aksen besi untuk Desire Z. Desire HD dengan berat 164 gram dan Desire Z dengan berat 188 gram, tidak terlalu terasa perbedaan beratnya.

Desire HD tampil mirip dengan kakaknya Desire, unibody. Meski demikian, posturnya yaitu 123x68x11,8 mm, sudah lebih besar dari sang kakak. Desire Z yang memiliki qwerty slide akan terasa lebar kita di-slide.

Nah, qwerty slide ini yang membuat Desire Z lebih berat sedikit dari Desire HD. Yang jadi perhatian adalah bagaimana slide ini digeser. Bukan sekadar sliding, Desire Z memakai semacam tuas yang membuat bagian layar mengangkat sedikit saat digeser.





Jika digeser setengah, saat tuas terangkat penuh, tuasnya kok seperti ringkih ya? Namun jika digeser penuh, klek! Barulah Desire Z terasa mantap di tangan. Jika dilihat dari samping, tuas ini rupanya untuk membuat posisi akhir layar nyaris sama tinggi dengan keyboard. Mengetiknya jadi nyaman.

Begitu digeser, layar akan otomatis berubah dari potrait menjadi landscape. Keyboard mininya tampak mungil, namun nyaman saat dijelajahi dengan jari untuk mengetik sms dan email. Jika malas mengetik, huruf tinggal digambar di layar sentuhnya.

Namanya juga saudara kembar, harus punya kemiripan dong. Kemiripan itu adalah speaker tipis panjang di bagian atas, yang berbeda dengan speaker pendahulunya yang hanya dua lubang. Nah inilah speaker berkualitas suara Dolby yang jadi keunggulan si kembar ini. HTC menjamin, kualitas suara ini muncul untuk semua aplikasi, mulai dari saat menelepon, main game, sampai menonton Youtube. Keduanya juga memakai OS Android 2.2 FroYo dengan perpaduan HTC Sense.

Jika Desire Z punya keunggulan qwerty slide, lantas apa keunggulan Desire HD? Rupanya Desire HD dianugerahi processor 1 Ghz, lebih melesat dari Desire HD yang memiliki prosessor 800 MHz. Kapasitas memory sama-sama 1,5 GB, namun Desire HD punya RAM sampai 768 MB, sedangkan Desire Z hanya 512 MB. Desire Z juga dilengkapi layar 4.3" sementara Desire HD lebih mungil dengan layar 3.7".






Kamera 8 megapixel juga jadi keunggulan Desire Z dibandingkan Desire HD yang hanya berbekal kamera 5 megapiksel. Namun keduanya punya kemampuan rekam gambar dengan kualitas 720p HD.

Si kembar ini juga unggul dalam kecepatan boot up. Tidak lebih dari dua detik dari sejak tombol on dipencet, sampai Desire Z dan Desire HD siap digunakan. (Ini baru nggak seh).

HTC Sense juga membuat lompatan untuk menambah joss si kembar Desire Z dan Desire HD, dengan keberadaan HTC Sense.com. Tinggal log in dari sebuah tempat, dan anda bisa mengontrol penuh ponsel HTC anda. Ada banyak fungsi, dari sekadar back up beraneka data, memindah email, miscall, sms, dari ponsel HTC yang tertinggal, atau bahkan menemukan ponsel HTC yang hilang dekat anda dengan memaksa mode silent untuk berdering atau bahkan meninggalkan pesan pada ponsel yang hilang di tempat asing.

Dari keterangan tertulis HTC, disebutkan Desire HD dan Z akan mulai hadir di Asia pada November 2010. HTC juga mengatakan HTC Desire HD akan dibanderol USD 888 (Rp 7,9 juta) dan HTC Desire Z USD (sekitar Rp 7,7 juta) namun harga bisa berubah tergantung distributor dan vendor.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo