Google Earth Mendapat Saingan dari China



Google kini mendapat saingan terberatnya dari China di bidang teknologi. Ini dikarenakan China telah meluncurkan layanan pemetaan satelit online untuk  mengalahkan saingan yakni Google Earth. Layanan pemetaan dari China diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap.

Perlu diketahui juga, situs pertukaran video YouTube milik Google dan layanan foto Picasa juga diblokir di China. Aplikasi dokumen Google juga terkadang sulit diakses. Mesin pencari di China saat ini secara langsung tearah ke Google Hong Kong, meskipun tidak menyediakan layanan bagi penduduk China. Hal tersebut membuat pihak Google kesulitan untuk melakukan inovasi di negri tirai bambu. Terlihat jelas bahwa persaingan antara China dan Google semakin terlihat nyata.

Google dan China telah berselisih sejak tahun lalu saat mucul serangan pembajakan internet serius dari China yang mengganggu kinerja Google. Di sisi lain, negara ini meminta raksasa mesin pencari tersebut menarik layanan mereka.

Peta dunia ini diresmikan oleh Biro Survei dan Pemetaan China. Fitur di halanan depan layanan tersebut menampilkan gambar tembok besar China yang tertutup awan berbentuk benua.

Peta dunia tersebut hanya menyediakan beberapa gambar di luar China di mana sisi perbatasan China dan Korea Utara tidak dapat dipublikasikan. Taiwan yang dianggap China sebagai wilayah pemberontak juga tidak dapat diakses. Selain itu, beberapa negara juga masih belum bisa dilihat.

Di lain pihak, Google tidak mengajukan tawaran lisensi pemetaan online di negara tersebut, namun warga China masih bisa mengakses Google Street View. Ini disebabkan pemerintah China mewajibkan data penyimpanan Google juga harus diketahui pemerintah China.

Beberapa pemetaan di China masih kurang lengkap akibat banyaknya batasan yang diterapkan pemerintah. Ini menciptakan kebingungan bagi perusahaan penambangan untuk mencari deposit materi berharga lewat pemetaan resolusi tinggi. Layanan baru itu juga sulit digunakan pendaki gunung.

Peta dunia milik China bisa diakses di www.tianditu.cn.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo