Facebok Uban Ikon “Become a Fan”

Facebook akan mengganti cara bertanya pada pengguna bagaimana berhubungan dengan merek ataupun selebriti di situs itu. Facebook tidak lagi menggunakan “become a fan”.

Facebook mengatakan dengan perubahan itu pengguna diharapkan dapat lebih nyaman terhubung dengan merek yang disukai, dan akan menyederhanakan situs itu.

Bisnis menggunakan halaman Facebook yang gratis untuk terkoneksi dengan pelanggan sekaligus mempromosikan produk mereka. Facebook menghasilkan uang dari pengiklan yang muncul pada tiap halaman Facebook. Rata-rata pengguna Facebook menjadi fans untuk 4 halaman setiap bulannya.

“Ide untuk menyukai sebuah merek terasa lebih alami dibandingkan tindakan menjadi fans,” kata Michael Lazerow, CEO dari Buddy Media, perusahaan yang membantu perusahaan membangun merek mereka si situs jejaring sosial, semacam Facebook.

Meskipun komitmennya terasa lebih rendah tapi artinya masih tetap sama. Teman akan melihat seorang pengguna menyukai sebuah merek, dan halaman merek itu akan muncul di profil Facebook pada semua orang yang melihat.

Situs jejaring sosial terbesar di dunia itu sudah lama diketahui secara konstan mengubah pengalaman user dalam mengguanakan situsnya.

Meskipun muncul banyak keluhan, tapi Facebook terus memikat jutaan fans baru. Bahkan setengah dari 400 juta penggunanya mengunjungi situs ini setiap harinya.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo