Operator China Mulai Meninggalkan Fitur Google

Operator telekomunikasi terbesar kedua di China, China Unicom mulai meninggalkan fitur pencarian Google yang terdapat di ponsel. Nantinya, ponsel-ponsel di China takkan memiliki fitur pencarian melalui Google.

Fitur tersebut kebanyakan berada di ponsel-ponsel yang menggunakan sistem operasi Android. Langkah tersebut merupakan buntut dari perseteruan antara Google dengan pemerintah China.

"Kami hanya dapat bekerjasama dengan perusahaan yang mematuhi aturan di China, kami tak memiliki hubungan kerjasama dengan Google untuk saat ini," ujar President China Unicom, Lu Yimin seperti dikutip dari Financial Times, Kamis (25/3/2010).

Tapi, China Unicom baru sebatas menghilangkan layanan pencarian Google dan belum berencana memboikot untuk melayani ponsel-ponsel berbasis OS besutan Google tersebut. Seperti diketahui, sejumlah vendor ponsel telah menggunakan OS Android pada ponselnya, seperti Sony Ericsson, Motorolla, Samsung dan LG.

Jumlah pengguna ponsel di China saat ini mencapai sekira 750 juta pelanggan. Sedangkan jumlah pengguna internet mencapai 384 juta pengguna. Tentu saja, kepergian Google dari China akan mempengaruhi jumlah pengguna mesin pencari Google.

Tak hanya, China Unicom, operator terbesar China, China Mobile juga berencana untuk tidak menggunakan Google di home page mobile internetnya.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo