Minim Inovasi BlackBerry Kehilangan Daya Beli

Salah satu alasan BlackBerry (BB) berkembang pesat adalah menggunakan sumber daya yang sangat efisien. Tapi dengan trafik yang kian melimpah, beberapa Kbps [kilobit] yang dihemat sistem email RIM menjadi tak berarti apa-apa.

Pierre Ferragu, senior analis Sanford C Bernstein & Co menerbitkan penilaian rinci menyangkut masa depan Research in Motion (RIM). Dalam jangka pendek, ia melihat beberapa pembalikan saham, sebagian karena pertumbuhan internasional RIM.

Tapi jangka panjang, katanya, perusahaan terlalu melekatkan pada keberhasilan teknis masa lampau dalam mendesain produk masa depan. Karenanya akan kehilangan keunggulan yang dikuasainya selama sepuluh tahun terakhir.

"Terobosan inovasi yang dilakukan 10 tahun lalu jarang dilakukan pada hari ini. Strategi perusahaan saat ini terlalu berpusat pada memanfaatkan perubahan lingkungan masa kini yang membuat BlackBerry begitu kuat di masa lalu," tulisnya.

RIM hampir memonopoli pasar mobile email di perusahaan dan pemerintah dengan merancang sebuah sistem lebih cerdas dibandingkan pesaingnya. Desain RIM melibatkan operasi jaringan sendiri (NOC) yang membawa efisiensi lebih besar.

Salah satu alasan BlackBerry berkembang pesat adalah karena dirancang menggunakan sumber daya sangat efisien. NOC sistem BlackBerry sekitar 10 kali lebih efisien dalam penggunaan bandwidth dibandingkan iPhone, kata Ferragu.

Namun, sekarang bandwidth nirkabel semakin banyak tersedia dan memberikan akses internet, video dan multimedia lebih mudah pada ponsel pintar. Dengan beberapa pengukuran, biaya data tinggal sepertujuhbelas dibandingkan di 2001.

Saat ini, pengguna iPhone rata-rata mengkonsumsi lebih dari 200MB (megabyte) trafik setiap bulan. "Dalam konteks itu, adalah adil untuk mengatakan bahwa beberapa KBS [kilobit] yang dihemat sistem email RIM dengan cepat menghilangan nilai intrinsik mereka," tulis Ferragu.

Di Jepang, gambar dan video menguasai sekitar 70% dari lalu lintas nirkabel. Email hanya kurang dari 5%. Bagi RIM, tantangan bukan hanya tentang membuat browser dan antarmuka yang setara dengan Apple.

Dengan lalu lintas nirkabel yang diperkirakan akan meledak 25-kali lipat dalam empat tahun mendatang, RIM akan menghadapi peningkatan yang signifikan dalam biaya yang berkaitan dengan NOC. Ferragu mengatakan, RIM tidak memperhatikan berapa besar Apple telah merevolusi mobile data dengan iPhonenya.

Beberapa mempertanyakan apakah RIM akan bisa menghasilkan hal yang lebih besar, dan sahamnya bisa di atas US$100 di tahun berikutnya. Yang lain meragukan apakah bintang teknologi terbesar Kanada itu telah kehilangan kilaunya untuk bisa menyaingi Apple dan khawatir saham RIM bisa jatuh ke angka US$50.

Investor memiliki perspektif berbeda menyangkut nilai teknologi dan strategi RIM. Hal itu menunjukkan bahwa perusahaan itu telah gagal untuk mengatasi kesalahan persepsi secara efektif.

Investor jauh lebih agresif dalam pelepasan saham RIM daripada pesaingnya, termasuk Apple, Motorola dan Nokia. Satu pengukuran yang digunakan pialang untuk mengukur sentimen saham adalah rasio bunga jangka pendek, dihitung dengan membagi saham harga rendah dengan rata-rata volume harian saham.

Untuk RIM rasio ini adalah 8,2, Nokia 5,5, Motorola 1,9 dan Apple hanya 0,96. Rasio bunga pendek RIM juga lebih besar daripada rata-rata saham-saham teknologi lainnya di Kanada (0,87) dan Amerika Serikat (3,6). Namun sayang juru bicara RIM Marisa Conway mengatakan perusahaannya tidak mengomentari laporan analis.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo