Inovasi Terbaru dari Google, Server Tahan Banting
Google merancang sebuah teknik rahasia dimana sistem mereka dapat tetap hidup dan melakukan penyelarasan data ke 2 buah server.
Misalnya setiap aksi atau perubahan di Gmail maka secara cepat akan di replikasi ke 2 data center sekaligus. Bila salah satu data center terjadi masalah, maka Google akan mengambil data dari server cadangan.
Melakukan replikasi data memang tidak mudah, dan biayanya mahal. Misalnya melakukan backup 25GB saja membutuhkan storage dan perawatan pegawai dalam kisaran $150-500 lebih.
Dengan dukungan Google replicator semua data dapat memiliki backup. Sehingga karyawan yang mengunakan Google Gmail mendapatkan data yang aman tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perawatan server dan karyawan IT.
Google memiliki layanan tersebut dan tranfer antar server dapat di replikator dengan cepat ke antar server. Dibandingkan sistem backup dari perusahaan yang harus mengunakan banyak hardware seperti tapi backup, atau mengcopy data setiap hari atau mingguan dengan sistem NAS.
Goole Apps saat ini dugunakan lebih dari 2 juta member di kalangan bisnis, dan 20 juta user aktif.

