Google Akhirnya Hengkang dari China


Setelah memutuskan angkat kaki dari China, Google langsung menyiapkan rencana baru. Perusahaan situs pencarian ini akan memperluas usaha ke Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Di dua negara ini, popularitas Google juga tengah menanjak. China Business News melaporkan, pengumuman resmi dari Google akan keluar dalam waktu dekat.

Keberadaan rencana ekspansi baru ini sangat penting. Ben Schachter, analis dari Broadpoint AmTech, mengatakan bahwa hengkangnya Google menimbulkan sedikit keraguan buat investor.

Potensi pemakai internet di China yang besar dan terus bertambah membuat investor khawatir Google kehilangan pendapatan. Walaupun selama ini, laba Google di China itu hanya menyumbang 1 persen dari total keuntungan Google.

Toh, keputusan hengkang ini memukul saham Google di bursa saham Nasdaq. Sejak memastikan keluar dari China, saham Google turun 5,2 persen, padahal indeks Nasdaq justru menguat 4 persen.

Keputusan Google berekspansi ke Jepang dan Korsel sepertinya bisa mengganti hilangnya potensi keuntungan di China. Lembaga riset ComScore Inc menyatakan, market share Google di Jepang dan Korsel itu masing-masing sekitar 50 persen dan 8 persen. Di Korsel, Google bersaing dengan Naver, mesin pencari milik NHN Corp. Perusahaan ini menguasai 51 persen pangsa pasar.

Andy Miedler, analis dari Edward Jones & Co, meliat bahwa kedua negara ini pasar yang tumbuh tak kalah tinggi dari China. Miedler merekomendasikan untuk membeli saham Google. "Agar Google merealisasikan rencana ekspansi ke negara yang tingkat pertumbuhannya lebih potensial," kata Miedler.

Analis Kaufman Brothers LP Aaron Kessler juga memberi rekomendasi yang sama. Jepang adalah pasar yang luas dan market share Google di sana terus menanjak. "Bagi Google, Jepang menjadi pasar kunci bisnis mereka di Asia," kata Kessler.

Walau memberi rekomendasi serupa, Schachter menyebut posisi Google dalam upaya ekspansi ini adalah underdog. "Ini posisi yang tidak biasa buat mereka," katanya.

Yang jelas, posisi Google menentang upaya penyensoran di China bisa meningkatkan reputasi perusahaan ini di Asia.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo