Kepala kampus elit dimana semua mahasiswanya berjenis kelamin pria, telah menduga bahwa mahasiswanya telah membuat sebuah group pro pemerkosaan (pro-rape) di Facebook, dan kini pihak universitas tersebut menyatakan tidak akan campur tangan mengenai masalah ini.

Halaman di Facebook yang berjudul "Define Statutory", yang dibuat oleh kebanyakan mahasiswa laki-laki St Paul College yang ada di at Sydney University tersebut, diketahui masih masih terbuka untuk profile dan membership public dan tertampil di halaman personal Facebook milik salah satu mahasiswa.

Padahal diketahui sebelumnya halaman itu telah ditutup, namun berjalan kembali dari Agustus hingga bulan lalu. Menurut juru bicara St Paul College, Warden Rev’d Canon Ivan Head, halaman Facebook tersebut telah ‘keluar dari radar’ situs untuk staff College dan tidak akan direspon hingga timbul complain. Mereka mendeskripsikan halaman Facebook sebagai status policy yang bersih dan terpisah dari aturan kampus, tambahnya.

Rev’d Head menambahkan kampus memegang semua bentuk penyimpangan seksual, perkosaan ataupun adanya bentuk atau bukti hasutan yang mengarah pada perkosaan dan menjadi hal yang memalukan. Sementara Dr Michael Spence, Vice Chancellor University of Sydney menyatakan bahwa pihaknya merasa terkejut akan berita ini, dan akan segera menindaklanjuti kasus ini.

“Seharusnya tidak ada proteksi untuk adanya siswa yang melaggar peraturan. Mereka harus bertanggung jawab atas aksi mereka dan akan dikenai ancaman, seperti member lain dalam komunitas mereka.” tutur Spence. Baik kepolisian NSW bagian criminal seksual dan kepala NSW bagian pusat krisis perkosaan, telah mengutuk halaman tersebut di Facebook.
sumber

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo