Waspadai Pedofilia di Internet

Data terbaru dari Child Exploitation and Online Protection Centre (CEOP) di Inggris menyebutkan anak-anak korban kejahatan seksual lewat situs jejaring sosial seperti Facebook meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun.

Setiap bulannya, CEOP menerima sekira 500 laporan kasus kejahatan seksual lewat internet yang menimpa pada anak-anak. Sebanyak 22 persen dari kasus ini berkaitan erat dengan situs jejaring sosial.

Kasus terbaru yang diterima CEOP menyebutkan bahwa seorang gadis cilik ditemukan tewas setelah melakukan kencan online dengan orang asing yang baru dikenalnya.

"Seiring dengan pertambahan usia anak-anak, mereka akan merasa lebih bebas dan memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, termasuk dalam hal pertemanan di internet," kata Vicky Gillings dari CEOP yang dikutip dari Telegraph, Rabu (28/10/2009).

"Itu sebabnya, para orangtua harus mengajarkan putra putri mereka bagaimana mengenali dan menghadapi para pelaku kejahatan di dunia maya," tambahnya.

Gillings juga mengkampanyekan penggunaan internet, ponsel dan teknologi lain secara sehat. Untuk itu, para orangtua pun di dorong untuk bisa membuat putra putri mereka lebih terbuka soal kebiasaan online mereka.

Data CEOP menyebutkan, umumnya para pedofilia akan mencari mangsa melalui pertemanan di Facebook, Bebo atau MySpace sebelum memulai percakapan privasi melalui layanan messenger seperti MSN atau AIM, dimana tujuan mereka nantinya akan semakin jelas.

Namun CEOP juga menerima laporan bahwa para pedofilia juga memanfaatkan platform lain termasuk website pribadi, email, dan permainan online.
sumber

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo