Turunkan Harga Handset untuk Dorong 3G

Perkembangan teknologi 3G diyakini akan menjadi salah satu faktor kunci pembangunan di masa depan. Pemerintah di negara berkembang pun diharapkan dapat membaca tren ini, salah satu caranya dengan menciptakan harga handset 3G yang lebih murah.

Demikian salah satu rekomendasi whitepaper berjudul 'Emerging with 3G: Building for the Future' yang merupakan hasil kerjasama Qualcomm dengan Pyramid Research, sebuah institusi penelitian industri telekomunikasi.

Berikut temuan dari whitepaper tersebut yang dikutip detikINET, Sabtu (31/10/2009):

1. Teknologi 3G akan menjadi standar baru jaringan nirkabel di pasar/negara berkembang didukung oleh beberapa faktor, yaitu:

a. Perkembangan peraturan - pemerintah pasar/negara berkembang melihat pentingnya menyediakan cakupan broadband yang lebih besar dan fasilitas standar layanan suara dan pesan. Selain itu, lisensi spektrum membantu pemerintah mendapatkan sumber pemasukan baru.

b. Peningkatan kinerja operasional - kebutuhan yang semakin tinggi terhadap infrastruktur 3G mendorong penurunan harga dan kemajuan teknologi desain mendorong dihasilkannya BTS yang lebih kompak dan hemat energi, mengurangi biaya konsumsi listrik dan belanja lokasi.

c. Harga perangkat yang semakin murah - vendor China seperti Huawei dan ZTE mampu menghasilkan perangkat 3G dengan harga murah. Hal ini memacu vendor dunia terkemuka lainnya, seperti Nokia, untuk menjawab kompetisi tersebut.

2. Para operator awalnya menggelar layanan canggih 3G untuk mendapatkan pelanggan dari kelas atas yang telah mapan. Kini layanan yang sama digelar untuk segmen konsumen yang lebih luas dan lebih muda.

3. Piramida konsumen paling bawah, yaitu mereka yang berpenghasilan US$2-3 (Rp 20.000 - 30.000) per hari, merupakan segmen konsumen terbesar di Asia Pasifik. Segmen ini kini memiliki pilihan yang lebih luas seiring dengan meningkatnya jumlah pilihan aplikasi yang tersedia dan semakin murahnya biaya komunikasi selular.

4. Kebutuhan akan konten dan layanan lainnya masih belum terpenuhi secara maksimal di pasar/negara berkembang disebabkan oleh keterbatasan perkembangan infrastruktur dan jaringan distribusi, khususnya di daerah terpencil

5. Operator harus mengembangkan jaringan 3G miliknya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan kapasitas yang lebih besar.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Pyramid Research memberikan rekomendasi antara lain:

1. Mendorong pemerintah menerapkan dasar untuk pertumbuhan, antara lain dengan cara:

a. Menyediakan jaringan 3G yang mampu menyediakan kapasitas yang lebih besar
b. Menyediakan insentif dan perangkat memadai bagi para pengembang
c. Mendorong penurunan harga untuk konten dan layanan

2. Mendorong penurunan harga handset untuk mengadopsi teknologi 3G yang lebih besar

3. Meningkatkan pengalaman pengguna, dengan menitikberatkan pada segi edukasi dan melek teknologi.

4. Para operator disarankan untuk terus berupaya meningkatkan keterlibatan mereka dalam hal pengembangan perangkat dan layanan. Fokus ini diyakini akan membantu mempertahankan bahkan meningkatkan loyalitas dan kesetiaan pelanggan pada merek operator tersebut.
sumber

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo