Nokia Digugat Soal Nama Ovi

Toko aplikasi milik Nokia, Ovi, digugat sebuah perusahaan telekomunikasi di Brasil. Pasalnya, nama Ovi sudah sejak lama digunakan perusahaan itu.

Polemik mengenai penggunaan nama tersebut bermula saat perusahaan telekomunikasi bernama Ouvi Divulgacao menyangka nama Ovi yang dijadikan nama toko aplikasi online Nokia telah diserobot vendor ponsel yang berbasis di Finlandia itu. Padahal nama Ouvi sudah sejak tahun 2004 digunakan perusahaan tersebut.

Nokia pusat belum mau berkomentar mengenai kasus ini, namun mereka berkeyakinan kalau nama Ovi yang sudah dipakai sejak tahun 2007 berbeda artinya dalam bahasa Finlandia. Walaupun sebenarnya dari pihak Ouvi meyakini, kalau pengucapan kata Ouvi dan Ovi sama.

"Nampaknya Nokia tidak menyadari bahwa 190 juta penduduk Brasil berbahasa Portugis, dan bukan Bahasa Finnis (bahasa Finlandia)," kata Tore Haugland, Chief Executive Ouvi kepada Reuters, yang dikutip pada Sabtu (26/9/2009).

Apalagi Tore juga memperkuat fakta kalau perusahaanya telah mendaftarkan domain dengan nama ovi.com.br. Terlebih kata Ouvi dan Ovi dalam pengucapan bahasa Portugis sama.

"Kami yakin bahwa pengadilan Brasil akan memenangkan kita, dan kami menantikan merek Ovi milik Nokia akan berhenti digunakan dan menyebutkan merek ini di Brasil," imbuh Haugland.

Nokia sendiri tetap berdalih jika nama Ovi yang digunakannya di Brasil telah terlebih dahulu didaftarkan pada kantor paten sebelum perusahaan telekomunikasi itu mendaftar. Akan tetapi Nokia memiliki kelemahan, karena nama tersebut tidak didaftrakan di Kantor Paten dan Merek Dagang di Brasil.

"Kami mempunyai nama merek yang sudah didaftarkan terlebih dahulu di Brasil. Itu mempunyai kekuatan hukum yang tinggi," tandasnya.

sumber: okezone

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo