Bantahan Google Terhadap Pencemaran Lingkungan


Setelah kemarin Google diberitahukan bahwa servernya telah mencemari lingkungan oleh peneliti Harvad. Kini saatnya Google memberikan tanggapan mengenai masalah ini.

Sebuah studi oleh para peneliti di Universitas Harvard mengklaim, sebuah pencarian yang dihasilkan oleh Google mampu menghasilkan karbon dioksida yang kadarnya mampu menghangatkan secangkir teh.

Menanggapi hal ini, Google secara serta merta membantahnya dengan mengatakan bahwa pencarian di dunia online masih mampu menghemat sumber daya yang ada di dunia, baik menghemat waktu maupun menghemat penggunaan kertas.

Bahkan, dalam keterangan yang dilansir melalui PC Magazine, Selasa (13/1/2008), perusahaan pencarian terbesar di dunia itu merupakan data center yang tergolong paling efisien di dunia. Sayangnya, Google tidak memberikan perbandingan energi efisiensi yang dimaksud. Hanya saja, Google mengklaim penggunaan pencarian online memiliki energi yang sama seperti pembakaran yang terjadi dalam tubuh selama 10 detik.

Untuk semakin meyakinkan bantahan klaim tersebut, Google juga menyebutkan, mereka sedang membentuk Climate Savers Computing Initiative yang memungkinkan industri teknologi memiliki konsumsi energi yang berkurang hingga setengah kali di tahun 2010. Untuk kegiatan tersebut, dan kegiatan yang menunjang keramahan lingkungan di dunia, Google akan menginvestasikan sekitar USD45 juta.
Hal ini menjadikan Google sebagai perusahaan IT yang tanggap akan masalah lingkungan baik itu melakukan efesiensi maupun dalam hal permasalahan pemanasan Global.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo