Perpecahan Pada Perusahaan AMD

Bukan rahasia lagi bahwa AMD sedang mengalami krisis. Terlepas dari industri kartu grafis yang dapat mereka rebut kembali dari nVIDIA, tapi AMD masih satu langkah di belakang Intel. AMD tetap berusahauntuk menghadang laju Intel dengan processor 45 nm pertama mereka. Shanghai, yang berusaha untuk dirilis bersamaan dengan generasi kedua processor 45 nm Intel, Nehalem.
Selain itu, dua perusahaan yang berasal dari Abu Dhabi telah memutuskan untuk menginvestasikan uang mereka sebesar USD 5.7 miliar untuk membuat AMD lebih baik. Mayoritas uang yang disuntikan dari dua perusahan ABU Dhabi ini nantinya akan mengalir ke Foundry Company, yang akan membuat pabrik baru di Albany, New York.
AMD tetap mempertahankan 44.4 persen saham di Foundry Company dan saham sebesarUSD 2.1 miliar. Advanced Technology ternyata bukan satu-satunya perusahaan yang menginginkan AMD. Mubadala Development Company, yang membeli 8 persen saham AMD pada bulan November 2007 lalu, akan membayar sebesar USD 314 juta untuk membeli 58 juta saham AMD, atau sekitar 19.3 persen keseluruhan AMD. Mubadala dan Advanced Technology, terlepas dari persaingan mereka sebagai kompetitor bisnis, tetap bekerja sama untuk menuntaskan perjanjian dengan AMD.