Perkembangan Malware

malware
Website Amerika bertanggung jawab atas 42 persen dari perkembangan malware yang ada diseluruh dunia, termasuk juga virus, worms, trojan dan berbagai macam yang lain dari ancaman-ancaman yang kemungkinan besar terkena infeksi dan menyebar dari satu komputer ke komputer yang lainnya melalui koneksi internet. Negeri China adalah negeri yang paling buruk terhadap pengamanan akan isi web, yang bertanggung jawab terhadap malware yang ada di dunia sebesar 12 persen.

Jerman memegang rekor posisi ketiga dari perkembangan malware dengan 6 persen, yang diikuti oleh Inggris dengan 5 persen dan Rusia dengan 4 persen. Kepala lima negara penghasil malware dunia bekerjasama dalam mengumpulkan data yang akan menjadi pembelajaran ScanSafe yang akan dilaporkan pada bulan Juni 2008.
"Kita menunggu untuk melihat adanya peningkatan spam di Olimpiade, komentar blog, dan forum post berusaha untuk memikat korban potensial untuk mengunjungi situs web berbahaya dengan melihat video atau isi lain", Maria Landesman, peneliti sekuritas senior, ScanSafe. "Potensi, mereka mungkin juga mengingkatkan bahaya dari situs web yang sah yang menonjolkan berhubungan dengan kontent Olimpiade." scams pada Olimpiade Beijing yang berhubungan dengan keuangan merupakan suatu praktek yang umum.
ScanSafe melaporkan bahwa pertengahan pertama tahun 2008 merupakan perkembangan terbesar malware berbasis web. Dari Januari sampai Juni, laju pertumbuhan dari jenis ini dari perangkat lunak berbahaya tumbuh sebesar 278 persen. Para peselancar di internet dinasehatkan untuk waspada, karena situs web yang dikembangkan untuk scams agar peselancar terkena infeksi. "Semakin banyak web site sah menjadi target penyerang dan situs web di mana pertandingan Olimpiade itu disiarkan online." Kata ScanSafe.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo