Kualitas Jaringan Operator Memburuk Sejak Adanya Perang Tarif Bagian I

operator_ponsel
Adanya regulasi terbaru terkait tarif interkoneksi pada 4 febuari 2008 2008, memicu adanya perang tarif murah di antara operator. Kondisi ini membuat masyarakat mempunyai banyak pilihan dalam komunikasi nirkabel.

Serangkaian strategi dilancarkan oleh operator untuk memikat pengguna ponsel. Berbagai skema tarif, baik percakapan maupun pesan singkat ditebar oleh operator guna menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Dari hasil survey mengatakan tidak seluruh masyarakat mengamini anggapan bahwa tarif seluler dan FWA sudah murah. Hanya 55,34 persen responden yang menganggapnya demikian. Sisanya menganggap penurunan tarif yang digelontorkan operator hanyalah merupakan tarif promosi yang berlaku sementara.

Mereka juga berpendapat bahwa tarif yang ditawarkan hanya berlaku antar pelanggan dalam satu operator, atau hanya berlaku pada jam-jam tertentu. Lainnya beranggapan bahwa program promosi operator tidak jelas dan hanya akal-akalan.
Yang cukup mencengangkan adalah, meskipun sebagian besar responden menganggap tarif seluler sudah murah, mereka pun ramai-ramai mengakui bahwa kualitas layanan dan jaringan operator mengalami penurunan.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo