Celah Keamanan Internet

hacker
Sebanyak 49 persen dari perusahaan yang mengambil bagian survei mengenai celah kemanan internet yang diselenggarakan oleh RSA Conference. RSA Conference mengatakan bahwa keamanan merupakan perhatian utama mereka yang mengalami kebocoran data, seperti kebocoran data informasi karyawan atau pelanggan dan 29 persen dari mereka kenyataannya dihadapkan pada masalah tersebut pada tahun 2007, hanya 11 persen yang benar-benar melaporkan peristiwa tersebut.

"Para profesional keamanan perlu untuk mengetahui peraturan tersebut bahwa organisasi mereka harus mematuhi dan memastikan langkah-langkahnya agar dapat berjalan dengan baik serta melaporkan peristiwa-peristiwa keamanan yang terjadi", kata Tim Mather, pemimpin Security Strategist, RSA Conference. Tanpa adanya laporan dari organisasi-organisasi tersebut, akan mempersulit untuk ahli keamanan dan penegak hukum untuk melakukan tindakan dan untuk mengurangi peristiwa keamanan online.
Banyak perusahaan cemas akan tindakan malware/phishing email ini, menurut data malware/phising email dilakukan sebesar 41 persen, web malware dan berbahaya sebesar 36 persen, untuk pencurian properti intelektual sebesar 34 persen dan vulnerabilities perangkat lunak 24 persen.
Meski mereka kelihatannya terkait dengan kemungkinan dari suatu serangan, 46 persen dari perusahaan yang menjawab survei berkata mereka tidak mengetahui adanya peristiwa keamanan pada tahun 2007. 13 persen dari mereka lebih sedikit keberuntungan, melaporkan di atas 20 serangan dalam satu tahun. Tahun 2007 merupakan suatu tahun yang tidak tenang dari peristiwa keamanan, 69 persen dari perusahaan diketahui mereka harus berhubungan dengan ancaman keamanan pada tahun lalu.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo