AMD Menyusun Ulang Sistem Operasi Pabrikasi

AMD_logo
AMD Inc. mengumumkan sekitar setahun yang lalu telah memprediksi terjadinya penurunan biaya pemrograman yang mengakibatkan pengorganisasian ulang pada sistem operasi. Meskipun dibicarakan tidak spesifik, tampaknya perusahaan Sunnyvale mengisyaratkan sesuatu akan niat-niatnya terhadap perkembangan AMD.

Eksekutif AMD mengatakan beberapa hari yang lalu kami telah mengembangkan program "asset-smart" yang akan diimplementasikan. Menurut mereka, kita akan mengajak karyawan, investor dan para penyalur untuk mendiskusikan strategi-strategi penjualan pada bulan depan.
"Kita menemukan titik temu”, yang diungkapkan oleh juru bicara mikro prosesor AMD. "Kita sangat dekat terhadap perkembangan teknologi”, saat ditanyai pada wawancara yang digelar oleh pihak AMD.
Hector Ruiz seorang esekutif CEO AMD mengatakan “Perusahaan senang dengan kemajuan teknologi yang telah dikembangkan dan detail mengenai ini akan segera diberitahukan kepada para pencinta AMD.” Kebanyakan para analis menyerah terhadap spekulasi yang berlebihan terhadap rencana “asset-smart” yang telah Ruiz janjikan.
Ada desas desus mengenai rencana AMD terhadap sistem operasi pabrikasi yang didirikannya. Spekulasi ini dimulai dari fakta chipset AMD yang telah dikeluarkan merupakan pecahan dari produksi Chartered Semiconductor. Juga, perusahaan ini bekerja sama dengan IBM untuk pembuatan proses pabrikasinya.
"Kita terus memperhatikan opsi ganda terhadap kemampuan dan hubungan dengan pabrikasi dunia untuk mencapai hasil optimal terhadap operasi internal dan eksternal. Kesuksesan akan di transformasikan ke perusahaannya dan mengubah keseimbangan neraca keuangan terutama masalah keuntungan”, kata Drew Prairie juru bicara AMD.
Ada beberapa kesempatan AMD terhadap penjualan pabrikasinya dengan Intel yang melakukan kesepakatan adanya lisensi x86. Perusahaan Sunnyvale hanya diijinkan membuat chip x86 sekitar 20%, yang berarti pembuatan chip x86 sebagian besar berasal dari luar perusahaannya. Hal yang harus dilakukan AMD yaitu merubah sistem operasi untuk mengurangi biaya-biaya pabrikasinya.

0 comments:

Copyright © 2012 Berita IT.
Blogger Template by Clairvo